Friday, September 23, 2011

for these three months, I just believe that miracle will happen on my life.. Yes, God has given me a great miracle on my life--to love Him more. And finally, it reach its end, my arc should go with the new barrier again.. I believe that this is a miracle, not a bad ending. Maybe, God just want me to love Him fully, so, He gave that person to a right place--being in her side. I'm not sad, honestly. I'm crying because of I feel relieved, I know that God loves me more than anyone. So... This is my starting point, I won't stop and struggle to reach my dream.. God loves me and I won't make Him sad.. That person just my another episode of my life. And this is my new episode.. Gambareee.. Atashi...xD

bye-bee.. XD

Wednesday, September 21, 2011

aku mencoba berjalan ketepian.. Dimana harapan adalah sarana untuk menyampaikan semua gejolak perasaan tak menentu didalam hati, dimana hidup tak selamanya mirip dengan kisah fiksi dimana si jahat akan menderita di akhir dan si baik hidup bahagia selamanya.. Hidup tidak seperti itu.. Hidup adalah kemungkinan..

Dan kini, aku duduk terdiam melingkarkan kedua lenganku, dan memeluk erat tubuhku sendiri dalam hening malam, dan sang rembulan hanya menatapku dengan raut wajah kasihan.
Kau.. Yang membuat waktu terasa terhenti dan detakan masal jarum jam tak lagi terdengar.
Kau.. Yang hidup dalam penokohan cerita fiksi yang selamanya hanya bisa kubayangkan namun tak dapat kutatap.
Ku sampaikan kabar angin ini untukmu, yang kucintai dalam diam.
Pintu ini sudah terbuka, gunung es di hati ini sudah mencair, dan kucintaimu dalam diam.
Walau ku tahu, ada sosok peri mungil nan baik hati sedang menunggu dan memeluk tubuhnya sendiri untuk dapat akhirnya menggenggammu, tapi tetap kucintaimu dalam diam.
Salahkah aku?
Jika hanya padamu kulabuhkan hati ini untuk menjadi persinggahan terakhirku.
Berhak kah aku?
Jika disana, si peri mungil sedang menangis berharap, berharap kelak kau akan singgah kedalam pintu yg sudah ia buka dengan lebar-- hanya untukmu.

Tapi aku disini, bagaikan jam rusak yang menunggu kau berbalik arah. Aku terhenti, tapi terus mengarah padamu. Yang kucintai dalam diam.
Yah..
Dalam diam..

Bolehkah aku tetap seperti ini? Bagaikan patung yang menunggu seseorang untuk menghampirinya..
Bagai punguk merindukan rembulan..
Bolehkah aku tetap seperti ini? Mencintaimu.. Dalam diam...

Thursday, September 15, 2011

konnichiwaaaaaaaaaa

yoyoy xD it's been long time I haven't update this blogs since I'm too lazy to open this site on phone.. But now, anyway! Lol I've got a new phoneeeeeee and the phone is totally awesome! XD

for now, i don't know why but I finally come back to my old self and become so fake.. I smiled, laughed and all of it just fake.. I can't be a honest person any longer.. World doesn't allow me to stay honest like a child.. It forces me, it says that I should hold on my self since I am walking on the adult territory now.. Should I give up become honest? Is this my true feeling who want to be like this? I don't know anymore..