Posts

Showing posts from October, 2011
pagi ini, sebuah ilham tiba-tiba merasuk kedalam otakku, dan tiba-tiba hati ini menjadi sangat damai.. Tebak apa? Walau saat ini segalanya masih terasa sulit, banyak yang perlu kuperbaiki, tapi hati ini tak merasa begitu berat.. Mungkin Tuhan sedang meringankan bebanku saat ini. Terima Kasih, ya Allah.. :)
saat ini, kulepaskan hatiku dengan bebas, dengan lepas, ku bebaskan dia dari penjara rasa cintaku dengan harapan jika dia memang seseorang yang Tuhan takdirkan, tanpa kuundang kembali pun, dia pasti merelakan dirinya untuk berada di sisiku sampai nanti.Allah tidak pernah ingkar, betul?

Sekarang, aku belajar lagi. Hidup adalah kemungkinan, tapi ditangan Allah lah kepastian itu nyata, dan itu memang ada. Aku berfikir walau berat, tapi persahabatanku indah. Batu terjal di perjalanan persahabatan ku, kuanggap sebagai ajang pendewasaanku dan pendewasaan bagi mereka. Aku dianugerahkan dengan begitu banyak cinta, terutama dari sahabatku. Bagaimana mungkin dengan keji kusia-siakan cinta itu…
matahari sudah menunjukan titik kelelahan dalam menyinari dan menghangati alam dunia
tapi disaat ia ingin berganti shift dengan rembulan,
sang bulan terduduk, memeluk tubuhnya sendiri dalam hampa pekat malam yang mulai datang
sang bulan menangis, merasa daerah kekuasaannya telah di porak porandakan oleh-- awan.

Kelam, gelap, sepi, sesak -- seolah malam ingin menghukum bulan untuk berhenti menjadi egois dan berbagi dengan para bintang di barisan rasi indah sang malam.
Dan awan pun berkata,
"aku tak akan mungkin membiarkan tubuhku ini menghalangimu untuk menampakan keindahanmu.. Tugasku adalah untuk menaungimu, berjalan beriringan dalam pekat malam yang menghancurkanmu."

perlahan sang rembulan mendongakan wajahnya
dengan parau suaranya ia berkata dalam lirih,
"benarkah? "
tersungging senyuman manis di balik indahnya cahaya yang ia berikan pada sang malam hingga mampu mengalahkan sinaran rasi bintang di jazirah langit malam
sang awan menepuk kepala sang bulan dengan perlah…