Wednesday, January 14, 2015

Apalah arti sebuah judul hehe

Jatuh cinta itu sederhana... 
Orang bilang, kamu gak perlu belajar dulu 12 tahun untuk paham apa itu dan bagaimana rasanya jatuh cinta itu. Kamu gak perlu beli buku mahal jutaan buat paham dan mengerti bagaimana perasaan itu bekerja dan mengontrol pribadi masing-masing yang merasakannya. Kamu juga gak perlu sewa guru privat ke rumah agar lebih pintar bagaimana membaca situasi orang yang sedang jatuh cinta. Yah, sesederhana itu. Sesederhana membuka kotak susu. Sesederhana mengoleskan mentega dan selai pada roti. Sesederhana sepasang mata bertemu dengan sepasang mata yang lain. Karena pada dasarnya, jatuh cinta itu sederhana. 

Seperti halnya jatuh cinta pada manusia lain, jatuh cinta pada pekerjaan yang sedang kamu lakukan juga sebetulnya sederhana. Tanpa ada dasar dari mencintai apa yang kamu lakukan, sama halnya ketika kamu membenci manusia lain, rasanya apapun yang menyangkut hal-hal tentang pekerjaan tersebut akan membuat kamu jengkel, moody, kesal dan lain sebagainya. Sesederhana itu, membencipun demikian halnya. 

Hal yang aku sebutkan di sini saat ini, bukan tentang bagaimana kamu jatuh cinta pada lawan jenismu. Hal tersebut sudah terlalu banyak terpapar di buku-buku best seller yang terpampang di Toko Buku, juga banyak yang lebih expert dan paham bagaimana itu mencintai, sesederhana apakah menyukai suatu hal itu. Yah, bukan berarti aku di sinipun seorang expert, karena yang kupahami, hal-hal yang akan aku paparkan saat ini adalah hal yang seharusnya aku lakukan juga dalam kehidupanku. Terlebih, aku punya gangguan mood yang sebetulnya agak sulit teratasi oleh diriku sendiri. Maka dari itu, hal inilah, mungkin bisa jadi pengingat untukku bahwa aku harus lebih mencintai pekerjaanku dan apapun yang kulakukan dalam keseharianku. 

Apa kamu pernah merasa pekerjaanmu rasanya adalah beban hidup yang kamu pikul dengan sangat berat sampai kamu merasa bahwa hidup yang kamu jalani saat ini begitu hambar dan hampa? Apa kamu pernah merasa bahwa apapun yang kamu lakukan, seberapa keras usahamu, hasilnya tidak pernah membuat kamu merasa puas? 
Pada dasarnya, kamu tidak mencintai apa yang kamu lakukan. Kamu sendiri tau, cinta itu apa, kan? 
Pasti tau lah, update status facebook soal diam-diam suka sama orang aja rasanya gampang banget kan, mood kamu tiba-tiba berubah drastis menjadi baik ketika kecengan kamu lewat di depan mata dengan gantengnya/cantiknya kemudian tersenyum manis ke arahmu. Pasti kamu langsung update status : "Senyumnya layaknya sang mentari yang menyinari dunia saat ini" padahal di luar lagi ujan gede, hahaha. 
Kegiatan apapun, yang tidak kamu lakukan dengan dasar cinta, hasilnya akan tetap sama. Kamu tidak akan pernah bisa menikmati hidupmu sekeras apapun kamu berpikir untuk mengubah hidupmu menjadi lebih baik. Karena di sini masalahnya adalah, kamu cinta gak dengan apa yang kamu lakukan? Kamu yakin gak dengan mencintai apa yang kamu kerjakan akan membuat hidupmu menjadi lebih baik? 

Kamu tau kenapa seorang dokter bisa bertahan menjadi dokter hingga puluhan tahun lamanya? Yah, karena dia cinta dan suka membuat pasiennya tersenyum ketika mereka sembuh. Dengan kata lain, dia cinta dengan pekerjaan yang ia geluti. 
Kamu tau kenapa seorang guru bisa bertahan menjadi guru bahkan sampai akhir hayat hidupnya? Yah, karena dia cinta pada muridnya, senang dan bangga apabila murid mereka berhasil pada hidupnya di kemudian hari. Dengan kata lain, dia cinta pekerjaan yang ia geluti. 
Kamu tau kenapa seorang pemulung bisa bertahan menjadi pemulung sampai bertahun-tahun? Simple, karena dia gak mau repot cari kerja yang lebih decent wkwkwk 

Dengan cinta, yang sederhana itu, kamu bisa tau bahwa pekerjaanmu akan menjadi teman hidupmu seperti pasangan hidup jika kamu mencintainya. Dia tidak akan menjadikan dirinya sendiri beban hidupmu. Dia akan menjadi salah satu alasan mengapa kamu bertahan hidup dengan berbagai masalah hidup yang sedang kamu hadapi. karena tanpa kamu sadari, alam bawah sadarmu ingin kamu bekerja. menikmati setiap usaha yang kamu lakukan. 

Bagaimana caranya? Simple. Bukankah jatuh cinta itu sederhana? 
Jangan lihat seberapa besar income yang kamu dapatkan dari pekerjaanmu, ya, walaupun hak dan kewajiban itu harus berbanding sama tapi jika yang kamu kejar adalah income, sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bisa mencintai pekerjaanmu. Kamu bisa mulai mencintai pekerjaanmu karena berbagai alasan yang tidak ada hubungannya dengan uang. Misalnya, penghargaan? itu harganya tak ternilai loh! Uang aja kalah. 
Dan sekedar informasi, orang lain juga menilai. Jika kamu adalah seorang guru dan kamu mencintai pekerjaanmu, kamu tidak akan pernah dapat title guru killer yang di benci oleh muridnya. Karena segalak atau sedisiplin apapun dirimu, mereka akan tetap mencintaimu kembali karena kamu mencintai mereka seperti kamu mencintai pekerjaanmu. 
Jika kamu adalah seorang pedagang/ pekerja kantoran/ pegawai bank dan lain sebagainya dan kamu mencintai pekerjaanmu, klienmu akan merasa nyaman. yang pasti, mereka gak mau tuh pindah ke tempat lain untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Karena konsumen/ klien/murid/ pasien, mereka bisa mengenal dengan baik, siapa yang mencintai mereka dan pekerjaannya, siapa yang memang hanya berfokus pada pendapatan yang didapatkan.

Yuk lebih mencintai pekerjaan kita. Karena seperti yang dibilang, jatuh cinta itu sebetulnya sesederhana itu. 

 

Thursday, January 8, 2015

Tadaima~

Happy New Year 2015!! 

It's been long time XD Like, the distance between last post and today's post was like one year full? or maybe a year more? 

Well, I have been busy with stuffs. Working, fixing my self, move forward, make self happier. But, somehow, I have been holding things too much for these past two years, holding the things I should share more, things which made me happy, sad, angry, and the other kind of feelings. Not that I forgot how to express my feeling, it's about I am afraid no one will listen. I feel pathetic haha~ 

And here I am, come back to you after this quite long time. After all, you are the place where I can be whining over everything without worrying many things. The place where I can really say anything I want without feeling afraid. Although some people might read this afterwards haha after all, I can only write, not speak. So, that's okay. For these 6 or maybe 7 years, you are still the place where I rant about everything, no? XD please, bear with me XD

I actually don't know where should I start-- talking about my feeling, or situation around me that very much changed. People said that changing is only natural. People learned how to be strong by themselves, knowing where they should go, what things make them happy, where the place they belong to. People said changing is only natural, like changing your socks to a new one as the time you grow up because it's no longer fit your foot anymore. And people said I am changed as the time goes by. Maybe I am, maybe I am not. People said pain made us strong, but for me, pain made me changed. I never, cannot be, strong for any reason I created. But pretending to be strong? ahahaha well, it's been my ability from long long ago. 

Do I say people change? Yes. As much as I do. Do you think people feel insecure when one another changed? Yes, As much as I do. They felt insecure when I changed, as much as I feel it too. I don't want to believe that mostly people walk away to find another shelter, the place they feel it is home they belong to, the place where they can be their own self. But just when  I try so hard to refuse that belief, the more reality push me to realized. Ahh... yeah, people start finding the other shelter. why, then? 
Ahh... and I start to realize, it's all my fault. For not being honest to my feelings. You know what more pathetic? I keep rejecting people's pure feeling of caring to me just because I am afraid someday they will immediately leave when I am no longer become the shelter... I become so much quiet, arrogant, selfish. That's just because I want to see how much people think of me. How important I am for them. I want to see, will they stay eventhough I am being such jerk, or searching for another shelter because of tired of my selfish act? 
Ahh..... the answer is unbelievable. I don't want to believe. 
Hm? you want to know the answer? -laugh- No. I won't tell. 

You know, I always wish for people happiness more than anything in this world. I've ever had such wish like "Please, give them happiness." or something simple like, "I want them to be more open to the other people so they can feel the love from the world like I did." or maybe the things like, "I wish someday there is something which can heal their pain. If it's not from me, then it's from someone else they can rely on."
and when they really did what I wish, I feel..... insecure. -laugh- I feel happy, but I feel insecure. why, then? As I saw them happy, I am happy too but tears keep flowing. why, then? 
-laugh- No, it's not that I am afraid I ended up alone though. After all, I am only the empty shelter. It's been crowded with them. Just simple, when the bus take them somewhere, they would definitely find another empty shelter, no? 
Yeah. It's been my fault. I don't know what to do either. So, it can't be help, right? Yeah. I am not sad, don't worry! :D................but tears still keep flowing, I wonder why -laugh- 

I feel grateful with people's feeling of caring. I feel grateful as well when people think of me important. I feel very happy. But happy feeling will never be apart from afraid feeling. If oneday, situation takes everyone from me, one by one, or maybe in an instance, I am sure I need to be okay. They don't want me to feel sad after all. So, people need to be more selfish, don't think of me and keep going! -laugh- don't be afraid I would be alone when they go because eventhough in alone, I know everyone is caring to me. Hm? People want me to think them as my shelter as well? Ahh... such mutual, right? 
Of course, they are my shelter, that would be obvious, why do you ask? LOL 
But as people know how I am, this person--me-- is kinda not honest with herself so they need to be patient facing this person -laugh pathetically- 

But well, I am late. I am sorry. Please be happy with whoever you all with. 

No, I didn't leave. I just watch. If you think of me as your shelter, you will definitely come to me, right? :D 

Kaaaay, last day in this week of teaching, I will do my best! 

PS: I fall in love-- but failed before blooming. wwww please don't laugh at me!