Thursday, June 8, 2017

Hmmm

Mungkin aku memang harus menuliskan semuanya, semua perasaan yang terus menerus aku pendam tidak kukeluarkan dan perlahan membuat jiwaku corrupt.

The idea of being in love, is always be terrible in my case.

Mungkin sudah saatnya hatiku benar-benar melepas karena lelah... aku benar-benar bingung, tidak tau harus bagaimana dan dengan cara apa. Aku... sudah lelah sendirian. Aku ingin segera membagi perasaan yang kupendam terus selama ini pada seseorang... mengapa begitu sulit, ya Allah :'( berikhtiarlah, atau mungkin belum waktunya...berbagai macam advice aku dapatkan dari beberapa teman yang kuajak diskusi tapi tak satupun jawaban mereka membuatku tenang. Aku tau mungkin waktunya belum tepat, lalu di manakah waktu yang tepat itu? Bukankah...seringkali , kita lah yg membuat itu tepat? Entahlah...

Rasanya ingin teriak... aku sangaaaatt menyayanginya entah sejak kapan. Walaupun dulu perasaannya sering kali hilang timbul, namun kali ini hatiku tidak sabar... aku rindu bertemu dengannya.. aku ingin mengungkapkan perasaanku padanya. Apa yang harus kulakukan?
Aku akan mengorbankan persahabatanku dengannya jika aku memberanikan diri, tapi jika tidak, dengan apa caranya agar hatiku bisa tenang?? Berada di dekatnya membuatku kehilangan kesabaran, ingin segera bilang, ingin tau bagaimana perasaannya untukku...

Ya Allah tolong tenangkan hatiku :'(

Is confessing my feeling really a good idea? What if it's not? What should I do to recover our friendship?

What I could imagine about my confession is rejection. He loves someone else, what should I do? I know I'm not even pretty, I always annoy the hell out of him and remote him. How the hell he would fall for me?
Such despair.. 😢😢😢😢

No comments: